SAPUJAGAT

pusat kajian ilmu Agama dan pencerahan Umat

TUTORIAL HUBUNGAN SEX MENURUT ISLAM DAN RASULALLAH. 2 Februari 2010

Filed under: Tak Berkategori — poskabsapujagat @ 12:26

A. Memilih waktu dan hari yang baik
Bahwa seorang suami boleh – boleh saja melakukan hubungan sex dengan istrinya pada setiap saat,baik siang hari maupun pada malam hari.
Allah berfirman :

“ Istri – istrimu adalah ( seperti ) tanah tempat kamu bercocok tanam maka datangilah tanah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki.”
Menurut sebagian ulama bahwa “ Annaa Sya,tum “ di dalam ayat tersebut diberi ta,wil ( pengertian ) “kapan saja anda berkepentingan melakukan hubungan sex, baik di waktu siang maupun malam. Akan tetapi untuk melakukan hubungan sex dengan istri hendaknya di waktu afdhal yaitu pada saat permulaan malam ( ba,da shalat Isya ).
Imam Abu Abdillah bin Al – Haj mengatakan bahwa anda diperkenankan memilih dalam melakukan hubungan sex dengan istrinya, antara waktu permulaan malam, atau pada saat – saat akhir malam. Akan tetapi melakukan hubungan sex pada permulaan malam itu lebih utama. Sebab kesempatan untuk melakukan mandi hadas besar lebih leluasa, hal ini tentu berbeda jika melakukan hubungan sex tersebut pada akhir malam, kadang – kadang waktu untuk mandi hadas besar jadi sempit, sehingga bisa mengakibatkan keikut sertaannya dalan shalat subuh jadi terabaiakan.
Juga bahwa bersetubuh yang dilakukan pada akhir malam, juga ia baru dalam keadaan bangun tidur, sehingga bau mulut praktis tidak sedap, maka hal ini dapat menimbulkan kebencian hati, padahal maksud dalam melakukan hubungan sex tersebut adalah untuk menumbuhkan kemesraan, keharmonisan hidup rumah tangga dan kasih sayang.
Imam Al – Ghazali berkata , bersetubuh dengan istrinya dilakukan pada sa’at permulaan malam adalah makruh hukumnya.
Adalah sunah hukumnya melakukan hubungan sex dengan istrinya pada malam jum’at. Sebab malam jum’at adalah malam yang paling utama daripada malam hari yang lainnya.
Rasulallah telah bersada:

“ Allah semoga melimpahkan rahmat – Nya kepada orang – orang yang mau melakukan hal yang menyebabkan orang lain harus mandi ( bersetubuh ) dan juga dirinya sendiri harus mandi. ( HR. Ash – habus Sunan )
Imam Suyuthi berkata, haist yang tersebut di atas tadi,diperkuat oleh hadist yang lainnya yang berbunyi:

‘ Adakah salah seorang diantara kalian mampu melakukan hubungan sex dengan istrinya pada setiap hari jum’at. Sebab bagi seorang tersebut akan memperoleh dua pahala, yaitu mandinya dia sendiri dan pahala mandinya istrinya. ( HR. Al – Baihaqi )
Disamping hal tersebut di atas, yang termasuk tatakrama dalam bersetubuh adalah, memulainya dengan bercengkrama dahulu dan mencium istrinya sehingga bangkitlah gairah nafsu sexualnya.

Rasulallah telah bersabda :

“ Hendaklah salah seorang diantara kalian , jangan sampai bersetubuh dengan istrinya seperti bersetubuhnya seekor binatang. Hendaklah ( Kalian bersetubuh itu ) diantara mereka berdua ( suami – istri ) ada perantaranya. Salah seorang sahabat bertanya. Apakah yang dimaksud perantara itu ? Nabi bersabda : ‘ Yaitu ( memulai ) dengan ciuman dan bercengkrama.
B. Hindari perut kenyang dan rasa lelah
Ketika seseorang hendak melakukan hubungan sex dengan istrinya, hendaklah dilakukan dalam keadaan perut tidak teras kenyang dan badan dalam keadaan ringan ( sehat ). Karena bersetubuh dalam keadaan perut kenyang akan banyak menimbulkan risiko kesehatan, dan dapat menimbulkan penyakit persendiian dan lain – lain.
Ada tiga hal yang kadang – kadang bias membuat orang tidak berdaya yaitu :
Bersetubuh dalam keadaan perut lapar, perut kenyang, dan setelah makan daging yang dikeringkan.
C. Hindari Bersetubuh waktu isteri Haid.
Bahwa melakukan hubungan sex dengan isterinya pada waktu haid adalah Haram hukumnya, Allah berpirman :
“ Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah “ Haid itu adalah kotoran “. Oleh karena itu hendaklah kamu menjauhkan diri ( jangan sampai melakukan hibungan sex ).
Didalam kitab “ Al – Qasthalani “ dijelaskan, bahwa bersetubuh dengan isterinya yang sedang haid adalah haram hukumnya,sesuai dengan kesepakatan para ulama. Jadi jika ada orang yang menyakini bahwa perbuatan itu halal maka kufurlah ia.”
Di dalam kitab “ Umdah “ diterangkan bahwa larangan bersetubuh dengan isterinya yang sedang haid semata – mata karena ta’at atas larangan Allah.
D. Empat Malam yang perlu dihindari
1. Malam hari raya Qurban ( ‘Idul adha )
2. Malam pertama dari setiap bulan
3. Malam pertengahan dari setiap bulan
4. Malam terakhir dari setiap bulan.
Tentang dasar perlunya menangguhkan keinginan bersetubuh pada malam – malam tersebut adalah :
1. Nabi telah bersabda :
“ Hendaklah kamu jangan bersetubuh di malam awal bulan “
2. Imam Al – Ghazali rahimuullah “ Bersetubuh pada tiga malam di awal, akhir dan pertengahan tiap bulan adalah makruh “
3. Tentang hukum hukum makruh melakukan hubungan sex di malam – malam tersebut, juga ada sebuah riwayat dari Saydina Ali, Mu’awiyah, dan Abu Huraurah r.a.
E. Hindari bersetubuh sa’at haus dan emosi.
Bila seseorang ingin melakukan hubungan sex dengan isterinya, sedang ia dalam keadaan haus sekali, lapar dam emosi maka sebaiknya keinginan itu ditunda saja. Sebab hal ini dapat melumpuhkan kekuatan, sebagaimana yang telah dikatakan oleh Imam Al – razi.
Demikian pula ketika ia sedang dalam puncak kegirangan yang berlebihan, kesedihan yang mendalam dan ketika ia dalam kondisi kurang tidur. Karena bersetubuh dalam keadaan dan kondisi tersebut dapat melumpuhkan kekuatan.

 

One Response to “TUTORIAL HUBUNGAN SEX MENURUT ISLAM DAN RASULALLAH.”

  1. poskabsapujagat Berkata

    Doakan aza semoga penulis selalu diberi kekuatan oleh Allah .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.